Total Tayangan Halaman

Minggu, 07 Agustus 2011

ARTIKEL





















KESEHATAN adalah Hak Asasi, namun menjadi sakit adalah Pilihan.

Di era industri seperti saat ini, meningkatnya polusi dan pencemaran di lingkungan kita, berdampak negatif pada kesehatan yang diakibatkan oleh banyaknya radikal bebas dalam polutan yang ada.

Dalam tubuh yang sehat, sistem antioksidan melindungi tubuh terhadap serangan radikal bebas.


Untuk menjadi SEHAT kita harus makan, tapi makan  tidak selalu membuat kita sehat !!!


Memilih Makanan Bebas MSG 
(Mono Sodium Glutamat)

       Dalam proses pembuatan MSG, bahan baku MSG (bit atau molasses) terlebih dahulu diproses secara fermentasi, sama seperti proses pembuatan kecap atau sawi asin. Selanjutnya dilakukan proses kimiawi seperti hidrolisa (pemisahan), destilasi (penguapan air) dan kristalisasi (pembentukan kristal atau butiran).
Dalam proses fermentasi, digunakan bactosoytone yang berasal dari kedelai. Bactosoytone inilah yang kemudian dicerna oleh enzim porcine (enzim yang berasal dari pankreas hewani) menjadi bahan makanan halus untuk tumbuhnya bakteri-bakteri. Selanjutnya bakteri yang telah tumbuh itu dipakai untuk memproses fermentasi tetes tebu. Hasil fermentasi itu kemudian ditambah dengan soda cair yang akan menghasilkan monosodium glutamat atau vetsin seperti yang kita kenal.
Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran segar biasanya bebas MSG atau garam natrium dari asam glutamat yang artinya penyedap rasa atau vetsin. Namun begitu, jangan lupa untuk mencucinya dengan seksama. Karena sayuran dan buah yang diberi wax atau lapisan lilin agar mengkilat biasanya telah mengandung MSG.
Daging
Daging yang dipotong di supermarket biasanya aman dan belum dicampur MSG. Tetapi, hati-hati dengan daging olahan atau daging yang telah diproses sebelum tiba di toko. Daging beku pun jarang yang bebas MSG.
Unggas
Pilihlah unggas yang masih segar dan belum diproses. Daging unggas import yang beku kebanyakan telah disuntik dengan Hydrolized protein (nama lain MSG) untuk pengawetan dan pengapalan. Daging unggas olahan yang dikemas dalam kotak dan diberi bumbu biasanya mengandung MSG.
Produk Bakery
Beberapa produk bakery seperti roti, kue dan muffins mengandung Autolyzed yeast, Yeast extract dan beberapa nama 'tersembunyi; MSG  lainnya. Begitu pula dengan roti atau kue dengan isian buah.
Ikan
Sama seperti daging dan unggas, pilihlah ikan yang segar karena ikan kalengan, ikan olahan, atau yang telah diawetkan biasanya mengandung Hydrolized protein.
Keju dan Susu
Keju dan susu dapat menjadi 'ladang subur' bagi MSG. Untuk itu periksalah terlebih dahulu label barang tersebut, untuk mencari produk yang paling aman atau relatif lebih sedikit mengandung MSG.

Dari penelitian di atas, kita semua tahu ternyata jaman sekarang, makanan penunjang 4 sehat 5 sempurna seperti buah, sayuran dan susu yang dianggap paling baik dan aman untuk kesehatan pun tidaklah 100% terjamin kualitasnya bagi tubuh kita. Untuk itu berhati-hatilah dalam memilih dan membeli makanan
  
Konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, istirahat cukup, pikiran yang jernih dan lingkungan sehat adalah lima rahasia menuju Sehat Jasmani dan Rohani.

Kenapa harus produk High Desert ?

1. Bahan dasar yang alami, mayoritas berbahan dasar dari hasil lebah sehingga dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat. Karena produk perlebahan sudah diakui dan digunakan selama ribuan tahun, sehingga suatu kepercayaan dan rasa aman untuk mengkonsumsi produk perlebahan. 
2. Sejak awal sejarah manusia, semua kitab agama tauhid seperti Zabur, Taurat, Injil, Al Quran. Weda dan Tripitaka telah memuat ayat mengenai hasil lebah sebagai sumber makanan alami yang mengagumkan,
3. Diproduksi oleh CC. Pollen Co, yang merupakan pabrik Pollen terbesar di Amerika dan eksportir pollen terbesar di dunia dengan sistem " Double Fracture " (pemecahan berganda). Dan memiliki hak paten dunia;
4. Digunakan oleh atlet 3 negara (Filipina, Malaysia dan Indonesia), bebas dopping, bebas ketergantungan dan efek samping.
5. Digunakan oleh 3 generasi Presiden USA (Ronald Reagen, George Bush, Bill Clinton) dengan kop surat pernyataan dari White House, berarti aman dan bermanfaat.
6. Telah melewati ijin dari Depkes RI & BP POM, telah mendapat sertifikasi Halal dari MUI.
7. Pemasarannya tidak terbatas tua muda, pria wanita, kecil dewasa. Siapapun yang mengerti dan mendambakan hidup sehat dan bahagia.


BEDA MADU MURNI atau PALSU


Sebagian orang meyakini membedakan madu murni dan palsu bisa dengan melihat apakah cairan itu dikerubungi semut atau tidak. Namun, menurut orang Thailand hal itu salah. Madu murni punya beberapa ciri.
"Memang semut besar tidak mau madu murni, tapi semut kecil yang tidak bisa dilihat mata, pasti mengerubungi madu itu," tutur seorang guide di Bangkok, Thailand.
Kesimpulan itu tidak mengada-ada tapi berdasarkan penelitian ilmiah. Dari serangkaian ujicoba, madu murni tetap dikerubungi semut-semut kecil saat dibiarkan di ruang terbuka. Guide itu kemudian menunjukkan gambar bentuk semut kecil di sekitar madu murni dengan perbesaran berkali-kali lipat.
Bagaimana cara membedakannya?
1. Membedakan madu murni dan palsu bisa dengan mencampur madu dengan air. Madu murni tidak akan bercampur dengan air. Sebaliknya untuk madu palsu.
"Madu (murni) dan air seperti minyak, sendiri-sendiri atau terpisah. Tidak mau campur," katanya.
Jika madu dan air ditaruh dalam piring dan digoyang-goyang, maka madu murni membentuk pola laiknya sarang lebah. Sementara, madu palsu tidak membentuk pola apa pun. Bahkan menyatu dengan air.
2. Madu murni jika diambil dengan sendok dan dijatuhkan dari ketinggian tertentu sekitar 30 cm, maka alirannya tidak terputus. Itu karena madu murni memang sangat kental, tidak pecah oleh gerak dan angin kecil.
3. Jika mencicipi madu murni, madu tersebut agak sulit ditelan karena menggumpal seperti bubur, rasanya tidak terlalu manis, dan saat ditelan tercium aroma bunga.
"Madu murni ini telah mendapatkan sertikasi ISO, FDA (AS), Kementerian Kesehatan Thailand, dan dijamin halal," katanya menjelaskan.
Seperti dilansir dari Livestrong ada beberapa khasiat jika mengonsumsi madu:
1. Madu berkhasiat obat
Sebuah penelitian yang dimuat di Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine tahun 2007 membuktikan khasiat madu dalam mengatasi batuk pada anak umur 2-18 tahun. Pemberian sesendok madu setiap malam menjelang tidur efektif mengatasi infeksi saluran napas yang menyebabkan batuk.
Khasiat lainnya adalah kandungan antioksidan, yang menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan akibat efek penuaan. Oleh karena itu, tidak salah jika ada yang menganggap madu adalah resep mujarab bagi yang ingin awet muda.
2. Madu memberikan lebih banyak energi
Dalam jumlah yang sama, satu sendok teh madu mampu memberikan energi lebih banyak yakni sekitar 21 kalori sementara gula hanya 15 kalori. untuk menghasilkan tingkat rasa manis yang sama, madu juga hanya perlu diberikan dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan gula.
Bukan hanya kalori dan rasa manis, madu juga kaya akan kandungan vitamin terutama B-1, B-2, B6 dan C. Selain itu madu juga mengandung mineral seperti kalsium, posphor, kalium, zinc dan tembaga dengan komposisi yang berbeda tergantung jenis madunya. 

Sumber data diambil dari :
1. HDI  - PT. Harmoni Dinamik Indonesia
2. RKA - Billionaires
3. It's My Life - Billionaires

Tidak ada komentar:

Posting Komentar